A.  Visi


“Bertaqwa, berakhlak muliacerdas, berwawasan lingkungan, dan berbudaya Minangkabau“

B.  Misi

1.   Mewujudkan peningkatan penghayatan dan pengamalan terhadap ajaran agama dan nilai–nilai karakter-cerdas dalam kehidupan sehari-hari.
2.  Mewujudkan proses pembelajaran yang aktif dan efektif dalam dinamika BMB3 (Berfikir, Merasa, Bersikap, Bertindak dan Bertanggung jawab) untuk pengembangan  potensi peserta didik secara optimal.
3.     Meningkatkan prestasi dengan penilaian yang objektif-otentik untuk mampu  berkompetisi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan kelengkapan  belajar tambahan berupa pengajaran remedial dan pengayaan.
4.     Mewujudkan lulusan dengan nilai dan semangat triguna yaitu maknaguna, dayaguna dan karyaguna dalam ranah akademik dan kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan kehidupan.
5.     Membudayakan gemar membaca bagi warga sekolah.
6. Meningkatkan semangat pengabdian,cinta, peduli, bersih, rapi, dan aman di lingkungan  sekolah dan sekitar yang bebas dari polusi.
7.     Mewujudkan sekolah sebagai pusat sumber belajar dan budaya berorientasi lingkungan yang nyaman dan dinamis. 

8.  Meningkatkan budaya 9 K (Keindahan, Kedisiplinan, Ketertiban, Keamanan, Kerapian, Kebersihan, Kerindangan, Kenyamanan, dan Keramahan) warga sekolah.
9.     Pelestarian lingkungan hidup
10.  Mencegah terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan
11.  Mengintegrasikan nilai-nilai budaya alam Minangkabau dengan  materi pembelajaran.

C. Tujuan

Tujuan satuan pendidikan SMA Pembangunan Laboratorium UNP secara khusus lebih dirinci sebagai berikut :
1.      Terpenuhinya proses pembelajaran yang menyenangkan dan bermutu diintegrasikan dengan Budaya Alam Minangkabau.
2.      Meningkatnya nilai rata-rata Ujian Nasional minimal 30% dari tahun sebelumnya
3.      Meningkatnya jumlah peserta didik untuk melanjutkan ke PTN melalui jalur SNMPTN , SPAN PTKIN, Undangan/prestasi, dan SBMPTN  sebesar 80%.
4.      Terwujudnya manajemen berbasis sekolah yang ditandai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipatif.
5.      Meningkatnya kualitas kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan bakat dan minat peserta didik.
6.      Terwujudnya tenaga guru  profesional yang mampu menguasai dan mengintegrasi iptek dalam pelaksanaan  proses pembelajaran,
7.      Terwujudnya sistem layanan bimbingan dan konseling mampu memenuhi kebutuhan peserta didik dengan didukung tenaga bimbingan dan konselor yang profesional.
8.      Terlaksananya kerjasama dan suasana kekeluargaan di sekolah yang kondusif dengan ditandai kedisiplinan, etos kerja yang tinggi seluruh warga sekolah, peka terhadap lingkungan, dan dijiwai dengan sernangat keberagamaan.
9.      Terciptanya kesadaran dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan yang asri, sehat, dan nyaman dengan memperoleh sekolah adiwiyata tingkat Kota, Provinsi, Nasional, dan Mandiri.
10.   Terwujudnya kepedulian terhadap sampah dan menjadikan daur ulang bernilai jual.
11.   Tercapainya pembelajaran berbasis lingkungan hidup.
12.   Terwujudnya pribadi yang mampu menginternalisasi nilai manusiawi maupun religius.
13.    Memiliki intelektual dan keterampilan memadai untuk mampu dan siap menghadapi era globalisasi yang penuh persaingan.
14.   Terwujudnya pribadi yang utuh, mandiri, bertanggung jawab, sehingga mampu membangun masyarakat.
15.   Terlaksananya school-based menajemen dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisien sehingga menghasilkan out put yang berkualitas.
16.   Memiliki sarana dan prasarana pembelajaran dan pengembangan diri yang standar dan memadai dalam rangka mendukung dan mengoptimalkan program kerja sekolah secera efektif dan efisien.