Web Blog

Guru SMA Pembangunan Laboratorium UNP raih penghargaan di Malaysia

 

Guru Keminangkabauan SMA Pembangunan Laboratorium Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, Hesty Tarmizi meraih penghargaan dari Universiti Utara Malaysia atas inovasi pembelajaran Keminangkabauan dalam implementasi Sumbang Duo Baleh melalui komikstrip dan animasi .

Ketua Yayasan Pendidikan Pembangunan Laboratorium Padang (YPPLP) UNP Prof. Dr. Afdal, M.Pd., Kons mengatakan, ajangi itu mempertemukan akademisi, guru, peneliti, siswa dan mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Malaysia dan Indonesia.

Ajang International Conference on Islamic Education and Development (ICIED) 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Intelektual Muslim Malaysia (PIMM) bekerjasama dengan Universiti Utara Malaysia (UUM) di Sintok Kedah Malaysia itu salah satu kategorinya adalah ICIED Action Research Competition (I - ACTION) dengan tema Transformasi Islamic Education for Global Excellence and Sustainable Future.

"Salah satu agendanya adalah kompetisi riset tindakan internasional, guru kita Ibu Hesty Tarmizi berhasil meraih penghargaan pada urutan kedua dengan karya inovasi pembelajaran Keminangkabauan dengan judul Penanaman Nilai-nilai Keminangkabauan dalam Implementasi Sumbang Duo Baleh," kata Afdal di Padang, Senin.

Ia mengatakan, ajang yang berlangsung pada 26 Agustus 2026 itu merupakan ajang internasional yang merupakan kesempatan berharga untuk terus berkembang dan menambah wawasan bertaraf internasional.

Kompetisi ini menjadi wadah krusial bagi para praktisi pendidikan untuk memamerkan inovasi metode pembelajaran, hasil penelitian praktis, dan solusi nyata terhadap tantangan pendidikan Islam modern di era digital.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Pembangunan Laboratorium UNP Afrizal mengatakan, keikutsertaan murid dan guru SMA Pembangunan Laboratorium UNP dalam ajang ini merupakan komitmen sekolah dalam melahirkan generasi unggul bertaraf global.

Selain guru, SMA Labschool UNP itu juga mengutus perwakilan muridnya Putri Asyifa Azzahra Hanif siswi kelas XI F1 untuk mengikuti kategori Fun Learning & Creative Research (I-FICR) pada ajang itu.

"Kami tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik di dalam kelas, tetapi juga mendorong murid dan guru untuk menguji kapasitas dirinya di panggung dunia, dengan harapan, pengalaman internasional ini dapat memperluas wawasan global dan menguatkan daya saing di masa datang," kata Afrizal.

Sementara itu, guru peraih penghargaan Hesty Tarmizi menjelaskan, inovasi pembelajaran Keminangkabauan dengan judul Penanaman Nilai-nilai Keminangkabauan dalam Implementasi Sumbang Duo Baleh pada SMA Pembangunan Laboratorium UNP bertujuan untuk mentransformasi pembelajaran berbasis teks dan konvensional menjadi pembelajaran berbasis digital, dengan media komikstrip dan animasi Karimah.

Hesty menjelaskan, ia membuat Tokoh Karimah dalam komik dan animasi yang diharapkan menjadi panutan generasi Islam di Minangkabau yang memiliki akhlakul karimah atau perilaku mulia dan terpuji sesuai ajaran Islam.

Sedangkan Sumbang Duo Baleh adalah pedoman etika dan tata krama tidak tertulis dalam adat Minangkabau yang mengatur perilaku moral serta cara bersikap.

Menurutnya, Kata "sumbang" berarti janggal, tidak lazim, atau perbuatan yang kurang pantas menurut norma, sementara "duo baleh" artinya dua belas yang menandakan ada dua belas bentuk perilaku yang dianggap sumbang dan harus dihindari.

Dua belas hal itulah yang ditumpahkan dalam bentuk komikstrip dengan tokoh siswi perempuan bernama Karimah. (*)

Tidak ada komentar

Gambar tema oleh fpm. Diberdayakan oleh Blogger.